maliekrezh

maliekrezh
confused

Jumat, 24 Februari 2012

SANG MALAIKAT KECILKU

Disaat semua orang mulai melangkah, disini aku masih tertatih dalam kesedihan. Bukan untuk menyesali semua yg telah terjadi, tetapi mencoba untuk bangun dan berlari... tidak mudah memang... namun seiring berjalanya waktu.. semua itu seakan sirna.. hilang.. lenyap.. tetapi masa lalu ini tidak hilang dengan sendirinya.. karna ada orang yang berusaha menerobos masuk didalam kesedihanku.. bermain.. bahkan tertawa didalam kesedihan ini.. seseorang itu seakan mencoba untuk mengubah semua.. segalanya.. seakan ingin membuat diriku ini lebih baik lagi.. karna bagi dia.. diriku layak mendapatkan kasih sayang yang tulus.. dengan senyumanya.... seakan membuat hati ini tenang dan kembali seperti sedia kala.. seperti sihir yang membuat semua keadaan seperti terbalik.. membaik.. dan seakaan semua masa lalu hanya bunga tidur bagiku.. tetapi aku sadar.. ini bukan mimpi.. ini kenyataan.. dia nyata.. aku bisa melihatnya.. menyentuhnya.. bahkan  bisa tertawa bersamanya..

    bagiku dia adalah malaikat kecil yg tuhan titipkan padaku.. hanya saja dalam wujud manusia.. manusia yang sangat sangat sempurna..  tapi bagi dia.. aku adalah pangeran kecil yang layak mendapatkan kasih sayang yang tulus.. bukan untuk ditinggalkan dan terbuang.. terus terperosok dalam jurang kesedihan .. hanyut dalam lautan kepedihan dan tenggelam bersama rasa bersalah yang tak tahu kenapa ini bisa dirasakan oleh orang sepertiku.. disini posisiku hanya sebagai manusia.. bisa merasakan sakit dan kepedihan.. tetapi bagiku ini terlalu dini.. karna diusiaku yang masih terbilang muda.. aku sudah bisa merasakan perasaan yang tak selayaknya orang seusiaku merasakan ini.. mungkin ini aku anggap sebagai pendewasaan yang terlalu dini.. KECEWA.. seakaan aku kecewa pada keadaan.. jengkel, marah, dan tidak terima dengan apa yang terjadi.. namun semua ini membuat aku kuat.. karna diusiaku yang beranjak dewasa  ini aku sudah terbiasa dengan perasaan buruk yang tuhan telah ciptakan.. seakan ingin pergi dari keadaan.. namun diri ini seakan terkunci dan tak ada celah untuk melarikan diri.. semua waktu terasa berlalu terlalu lama.. bahkan kini setiap detik bagaikan satu tahun menunggu dalam kepedihan.. dan terus menerus seperti ini..

    kini aku mulai mencoba untuk berlari.. berpengangan pada setiap inchi tiang kehidupan.. berusaha.. dan terus berusaha.. karna kini sang malaikat kecil itu sudah berada disisiku.. menemaniku.. aku sadar ini tak selamanya.. tapi setidaknya dia membawa kebahagian dihari hariku yang terbilang singkat ini.. kini aku tidak merasakan kesepiian lagi.. kesedihan pun perlahan hilang.. dan digantikan oleh tawa yang aku sadar itu tawa kebahagian pada diriku.. tidak pernah aku mendengar yang seperti ini.. sangat lepasssss.... seperti beban dikepala ini hilang... terima kasih malaikat kecilku.. kehadiranmu.. membuat semua ini seakan berubah..

to be continued

Tidak ada komentar:

Posting Komentar